5 Peralatan Medis yang Wajib Ada di Ruang Persalinan

Rumah sakit adalah tempat dimana banyak orang membutuhkannya baik itu orang yang sakit ataupun orang yang sekedar control kesehatan.

Di rumah sakit banyak fasilitas yang disediakan baik itu akan berobat, rawat inap, ataupun persalinan untuk ibu hamil.

Untuk para dokter maupun perawat pembimbing sudah pasti mengerti tentang apa saja peralatan medis rumah sakit yang akan digunakan itu semua tergantung pada pasien yang ditanganinya.

Alat medis yang digunakan juga bermacam-macam kegunaannya.

Melihat dengan perkembangan jaman sekarang sudah tersedia banyak rumah sakit yang ada ruang praktik khusus untuk persalinan atau melahirkan.

Dulu jangankan rumah sakit. Seorang bidan pun sangat langka. Ada itupun biayanya sangat mahal. Sekarang sudah banyak seorang bidan yang membuka ruang praktik sendiri diluar rumah sakit.

Saat usia dalam kandungan sudah akan mencapai 9 bulan pasti hal yang harus dilakukan untuk ibu hamil adalah mengontrol perkembangan bayi dan memutuskan tempat bersalin dimana karena bisa sewaktu-waktu bayi akan melahirkan dengan tidak tepat tanggalnya. Pastikan memilih rumah sakit yang berkualitas sudah terjamin aman.

Peralatan Medis di Ruang Persalinan

Berikut peralatan medis yang digunakan saat di ruang bersalin:

Termometer

Alat untuk mengukur suhu tubuh. Termometer bisa digunakan dengan tiga cara yaitu, yang pertama dengan cara pengukuran axiler atau pada ketiak. Pengukuran ini dilakukan dengan cara ujung pada termometer diletakkan pada puncak ketiak kemudian lengan dirapatkan kedalam dan untuk pembacaan hasil bisa dilihat setelah 10 menit.

Yang kedua dengan cara pengukuran oral (mulut) yaitu dengan cara ujung thermometer dibersihkan dengan alkohol dan ujung thermometer diletakkan di bawah lidah dan pembacaan bisa dilihat setelah 5 menit.

Yang ke tiga yaitu dengan cara pengukuran rektal (anus) yaitu pertama ujung thermometer diberi sedikit pelican seperti vaselin atau apa kemudian ujung air raksa dimasukkan ke anus dan bisa dilihat setelah 5 menit.

Baca Juga : 4 Syarat Melahirkan Normal Setelah Operasi Caesar

Stethoscope

Digunakan untuk memeriksa suara dari dalam tubuh seperti suara detak jantung, usus, denyut nadi dan lain-lain. Stethoscope sangat berguna untuk para dokter dengan alat ini mereka dapat mengetahui suara-suara didalam tubuh pasien agar dapat mendapatkan informasi fungsinya.

Alat ini adalah salah satu peralatan medis rumah sakit yang paling familiar dan diingat oleh semua orang bilamana menyangkut dengan kedokteran dan kesehatan.

Tensimeter

Alat ini digunakan untuk mengukur tekanan darah seseorang. Tekanan darah yaitu ukuran seberapa kuatnya jantung memompa darah ke seluruh tubuh agar kinerja tubuh dapat maksimal Anda harus memiliki tekanan darah yang normal.

Tekanan darah normal untuk orang dewasa yaitu dibawah atau setara dengan 120/80 mm Hg. Dan tekanan darah tergolong normal selama berada dibawah 140/90.

Set partus

Yaitu peralatan-peralatan yang digunakan oleh spesialis kandungan tau bidan untuk membantu persalinan ibu hamil atau jalannya kelahiran. Set partus pada umumnya peralatan yang membantu proses kelahiran yang terdiri dari 19 alat.

Peralatan Set partus ini mencakup beberapa alat diantaranya yaitu gunting, klem, pinset, bak instrument, pean, linex dan bahan habis pakai seperti benang hecting, jarum hecting dan sarung tangan.

Set curettage dan Set jahit

Set curettage yaitu digunakan untuk membersihkan hasil operasi. Dan untuk set jahit digunakan untuk menjahit luka saat operasi dilakukan.

Pastinya setelah melakukan persalinan membutuhkan alat untuk membersihkan dan menjahit bekas-bekas luka yang ada agar terjamin kesehatannya.

Peralatan medis rumah sakit yang wajib ada saat berlangsungnya persalinan agar berjalan dengan lancar.