5 Penyebab Bayi Susah BAB Yang Perlu Bunda Perhatikan

21

Ada beberapa poin yang menyebabkan bayi susah bab ini yang harus perlu bunda perhatiakan.

Masalah susah buang air besar (BAB) atau yang sering dikenal dengan konstipasi merupakan masalah yang sering terjadi pada Bayi terutama pada Bayi yang baru lahir.

Bagi bunda para Orangtua terutama bagi orangtua baru biasanya akan langsung panik serta khawatir menghadapi masalah yang terjadi pada Si Kecil.

Hal tersebut sangatlah wajar karena masih kurangnya informasi serta belum memiliki pengalaman dalam hal mengurus Bayi.

Namun bunda tidak perlu khawatir lagi mengapa Si Kecil mengalami masalah tersebut.

Penyebab Bayi Susah BAB

Berikut ini merupakan penyebab Bayi susah bab yang bisa bunda ketahui:

1. Faktor Susu

Faktor Susu

Si Kecil yang mendapatkan ASI akan sangat jarang sekali mengalami susah BAB atau sembelit.

Karena ASI merupakan makanan yang paling terbaik bagi Si Kecil serta lebih mudah dicerna oleh Si Kecil.

Pada ASI sendiri terdapat beberapa bakteri baik yang dapat mengurai protein susu yang sulit dicerna.

Baca Juga : Merk susu formula untuk bayi yang susah BAB

Sehingga tinja Bayi sendiri lebi lembut membuat buang besar semakin menjadi lebih mudah.

Bayi yang hanya mengkonsumsi ASI bisa 3 sampai 5 hari buang air besar.

Namun hal tersebut adalah hal yang sangat wajar karena ASI diserap oleh utbuh dengan baik hingga kotoran yang dihasilkan sangat sedikit.

ASI sendiri juga mengadung hormon motililin yang dapat meningkatkan pergerakan usus Bayi sehingga dapat membantu melancarkan pencernaan pada Si Kecil.

Sedangkan tidak semua Ibu mampu memberikan ASI eksklusif pada Bayinya.

Sehingga mau tidak mau Ibu harus memberikan susu formula pada Si Kecil.

Bayi yang mendapatkan susu formula memang memiliki kecendrungan lebih besar mengalami masalah susah BAB.

Karena kandungan lemak serta protein pada susu formula yang tidak seimbang.

Selain itu karena kandungan kalsium dan fosfor yang terlalu tinggi pada susu formula bisa menyebabkan air pada tinja terserap ke dinding usus Si Kecil.

Sehingga bisa mengakibatkan tinja Bayi menjadi keras.

Maka dari itu bunda juga harus pintar-pintar memilih susu formula saat kebutuhan ASI bunda tidak terpenuhi untuk Si Kecil.

2. Kekurangan Cairan Atau Dehidrasi

Kekurangan Cairan Atau Dehidrasi

Si Kecil yang mendapatkan ASI eksklusif tidak akan terkena dehdrasi. Karena dapat menyusu langsung dan mendapatkan ASI sesuai kebutuhannya.

Sehingga akan lebih banyak cairan yang didapat dan membuat pencernaan Si Kecil lebih lancar.

Sementara pada Bayi yang mendapatkan susu formula hanya memenuhi kebutuhan yang terbatas pada banyaknya jumlah susu yang berada dalam botolnya.

Si Kecil yang mulai mendapatkan makanan padat juga sangat membutuhkan cairan lebih banyak terutama untuk mengolah konsistensi makanan yang teksturnya cukup keras seperti wortel.

3. Luka Pada Anus

Si Kecil yang merasa kesakitan setiap kali berusaha untuk BAB karena gesekan tinnja yang keras dapat melukai anus Si Kecil sehingga menyebabkan anus berdarah.

Karena tidak ingin merasakan sakitnya saat mengejang membuat Si Kecil malah cendrung untuk menahan atau menunda tinjanya agar tidak keluar.

Ini artinya jika tinja semakin lama berada dalam usus besar, maka akan semakin mengeras serta semakin sulit dikeluarkan.

Sehingga hal tersebut dapat menyebabkan konstipasi bertambah parah.

4. Hirschsprung

Hirschsprung sendiri merupakan kelainan organik berupa masalah persyarafan usus besar yang berada di paling bawah yakni mulai anus hingga usus diatasnya.

Pada umumnya saluran pencernaan mampu melakukan gerakan usus yakni berupa gerakan peristaltik.

Pada kelainan hirschsprung ini di bagian usus besar tidak terdapat persyarafan yang dapat menggerakkan usus sehingga salurannya menjadi sempit.

Hal tersebut menyebabkan tumpukan kotoran yang pada akhirnya menyumbat usus pada bagian bawah.

Hal tersebutlah yang membuat Si Kecil susah untuk buang air besar.

Penyebab bayi susah BAB perlu diwaspadai dan jangan dianggap remeh harus dicari penyebab dan obatnya.

5. Mengalami Penyakit Tertentu

Dan penyebab Bayi susah bab yang terakhir adalah Si Kecil mengalami penyakit tertentu.

Meskipun hal ini jarang terjadi namun ada juga Bayi yang mengalami susah BAB yang diakibatkan menderita penyakit tertentu.

Yakni seperti kekurangan tiroid, gangguan metabolisme tubuh, alergi makanan, atau akibat dari botulisme.

Itulah beberapa penyebab Bayi susah bab yang mesti bunda ketahui.

Jika Si Kecil mengalami hal-hal diatas maka bunda bisa langsung membawa Si Kecil ke dokter yang terdekat untuk mengatasi masalah tersebut.

Simak Video Review Interlac yang baik untuk pencernaan.