8 Fase Perkembangan Bayi Dalam Rahim Dari Bulan Ke bulan

  • Bagikan
Fase Perkembangan Bayi Dalam Rahim

Fase Perkembangan Bayi Dalam Rahim – Setiap wanita khusus nya apabila sudah menjadi seorang ibu sudah pasti akan sangat bahagia apabila dapat menikmati setiap detik-detik perkembangan pada janin yang berada di dalam kandungan nya.

Fase perkembangan bayi dalam rahim dari bulan ke bulan, sampai saatnya tiba yaitu lahir ke dunia.

Perkembangan janin tiap waktu kewaktu harus dimulainya menjaga gaya hidup dan segi pola makan yang teratur.

Karena pada dasarnya suatu perkembangan janin yang sehat sudah pasti dasari oleh ibu yang sehat pula.

Fase perkembangan bayi dalam rahim Pada umunya mengamati setiap pertumbuhan, setiap perkembangan dan setiap gerakan pada janin merupakan salah satu hal terpenting yang wajib dilakukan oleh ibu hamil pada masa kehamilannya.

Fase perkembangan bayi dalam rahim Pada umumnya, kelahiran bayi diperkirakan dari usia kehamilan 38 minggu sampai 41 minggu.

Namun, meski demikian persiapan dalam proses persalinan harus dipersiapkan sedini mungkin.

Dikarenakan akan langsung berhubungan dengan keadaan atau kondisi ibu hamil yang pastinya berbeda-beda.

Kadang ada ibu hamil yang melahirkan lebih awal dari waktu yang perkiraan sebelumnya.

Baca Juga :

Maka dari itu, sangat penting bagi ibu untuk mengamati dan juga mengenali setiap pergerakan pada janin yang ada di dalam kandungan pada saat menjelang proses kelahiran atau pada minggu-minggu terakhir.

Fase perkembangan bayi dalam rahim

Bulan pertama

janin bulan 1

Sebuah sel telur yang telah dibuahi akan menjadi sekumpulan sel yang berbentuk bola yang akan menempel pada dinding rahim.

Kumpulan sel yang menempel pada rahim akan berkembang dengan berbentuk seperti udang sebesar beras.

Pada tahap ini tumbuh susunan saraf pusat dan jantung.

Pada bulan pertama, disarankan pada bulan pertama agar ibu hamil menjaga janinnya dengan baik karena janin yang masih berada pada proses pembentukan awal akan memiliki kondisi yang sanagat lemah dan rentan.

Maka dari itu, masa ini sering disebut juga masa kritis.

Bulan kedua dan ketiga

Bulan kedua dan ketiga dan selanjutnya

Pada saat ibu menyadari tentang kehamilan ini, sudah pasti calon bayi tumbuh cukup lama sehingga ibu perlu mengejar pemasukan zat gizi yang diperlukan oleh janin, panjang embrio mencapai 5 cm dari kepala sampai pantat dan beratnya 14 gram kurang lebih sebesar sebutir telur ayam kampung.

Wajah janin mulai terbentuk, hidung dan dagu sudah bisa terlihat, kelopak mata sudah bisa dibuka dan tertutup,

Bibir mulai mengisap-isap, kaki dan tangan sudah besar , kuku pada jari-jari tangan terbentuk dengan baik, sudah mulai menggengam jari-jarinya sendiri, alat kelamin sudah mulai tampak, dan air kencing sudah mulai di produksi.

Bulan keempat

Bayi berkembang dalam kandungan sangat cepat, organ-organ pada bayi sudah terbentuk secara keseluruhan.

Kuku pada jari tangan dan kaki sudah mulai tumbuh. Dan terlihat sangat kurus karena belum ada lapisan lemak yang membentuk di dalam tubuhnya.

Pada akhir bulan rambut halus mulai tumbuh pada seluruh tubuh bayi.

Bulan kelima

Pada bulan kelima bayi berkembang semakin pesat. Panjangnya kini sudah mencapai 13 cm.

Kini janin sudah dapt memproduksi selaput putih yang telah melapisi tubuhnya dan melindungi kulitnya.

Rambut, alis dan bulu matanya sudah tumbuh sempurna, indranya sudah berkembang. dan meski matanya terpejam, bayi dapat menangkap suatu cahaya yang terang.

Bulan keenam

Sistem pencernaan dan kekebalan tubuh pada janin sudah semakin matang.

Bayi sudah mulai mengeluarkan air seni yang menandakan sistem pencernaan sudah mulai bekerja.

Kini bayi sudah bisa mengontrol gerak pada tubuhnya dan anda dapat merasakan nya jika ia bergerak, khususnya ketika anda beristirahat.

Setiap gerakan anda dan suara ramai akan membuat ia tertidur didalam perut.

Bulan ketujuh

Fase perkembangan bayi dalam rahim Pada bulan ketujuh otak pada bayi berkembang dengan cepat, panjang janin kira-kira sudah mencapai 35-38 cm, dengan berat 1250 gram, dan janin dapat membuka serta menutup mata.

96% dari 100% pada janin dalam usia ini telah berganti posisi, yaitu dengan posisi kepala di bawah, dan organ-organ tubuh lainnya mulai sempurna.

Berat janin bertambah dengan cepat, selain itu janin mulai melatih gerkan-gerakan bernafas, mengontrol suhu badan dan lain-lainnya.

Bayi yang lahir pada usia ini memerlukan perawatan yang sangat khusus di unit perawatan intensif untuk bertahan hidup.

Bulan kedelapan

Fase Perkembangan Bayi Dalam Rahim bulan ke 8 Gerakan bayi pada usia delapan bulan akan semakin terkordinasi, dan bayi sudah bisa membuka dan menutup mata nya, juga merasakan rasaa manis dan asam.

Jika kepala bayi anda mungkin ada di bawah maka posisi tersebut merupakan posisi yang sudah siap untuk dilahirkan.

Tetapi jangan heran jika posisi kepala bayi yang tadinya berada dibawah kini kembali memutar, karena posisi tersebut dapat berubah sewaktu-waktu.

Bulan kesembilan

Fase Perkembangan Bayi Dalam Rahim Pada minggu-minggu terakhir pada masa kehamilan ini secara otomatis bayi akan mengalami peningkatan berat badan sekitar 1/2 ton setiap minggunya.

Selain itu posisi pada janin sudah semakin rendah atau menurun dikarenakan berat badan yang semakin meningkat pada bayi.

Warna janin juga akan semakin sempurna menjadi putih kemerahan atau kemerahan agak gelap. Bayi yang bentuknya sudah lengkap bisa dipastikan dapat dilahirkan kapan saja.

Setiap minggu nya bayi akan bertambah 225 gram.

Lapisan lemak yang tebal sudah mulai berkembang secara perlahan di bawah kulitnya, membuatnya tampak lebih terlihat berisi, dan memberi cadangan energi yang akan digunakan pada saat ia keluar dari rahim.

Demikianlah artikel tentang fase perkembangan bayi dalam rahim yang dapat kami sampaikan.

Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan bagi anda yang baru mengalami masa hamil.

Apa Reaksimu Tentang Artikel Ini
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Fase Perkembangan Bayi Dalam Rahim
You have reacted on“8 Fase Perkembangan Bayi Dalam Rahim Dari Bulan…” A few seconds ago
  • Bagikan
error: Konten dilindungi!!