7 Cara Merawat Bayi Yang Baik Dan Benar

4

Bagi para orang tua hal terpenting yang sangat dibutuhkan dalam merawat bayi yaitu menanamkan sifat sabar serta keinginan untuk menambah wawasan lebih lengkap bagaimanan cara merawat bayi dengan benar.

Merawat dan mengasuh bayi seharusnya bisa menjadi hal yang sangat menyenangkan dan minim masalah jika kita sebagai orang tua dapat bertindak dengan tepat dan benar.

Kelahiran buah hati tentunya menjadi momen paling membahagiakan bagi setiap pasangan, akan tetapi bagi bunda pasangan muda yang baru memiliki seorang anak, sudah pasti pemahaman tentang perawatan bayi masih sangat minim.

Apalagi pada saat bayi menangis, kebanyakan sifat panik sering terjadi apabila mengalami hal tersebut.

Tangisan merupakan alat komunikasi bayi kepada kita.

Karena pada usia bayi biasanya anak belum dapat memberikan sikap, perilaku atau perkataan kepada orang tuanya, dengan begitu apabila ia menginginkan hanya dapat mengekspresikannya dengan tangisan.

Selain itu tangisan bayi biasanya mempunyai nada yang berbeda-beda, seperti tangisan mau tidur, kelaparan, atau hal-hal yang lainnya.

Pada umumnya orang tua kita selalu ingin memberikan segalanya yang terbaik bagi si anak.

Sehingga untuk kebaikan sang anak para orang tua harusnya memiliki wawasan serta pengetahuan yang cukup tentang pengasuhan bayi.

Bayi adalah manusia unik yang memiliki dunia sendiri dan tidak bisa disamakan dengan dunia orang dewasa.

Seperti pada usia satu tahun pertama bayi akan memperoleh perkembangan fisik, bahasa, intelektual, sosial, sikap dan prilaku.

Tentunya moment terpenting di masa emas ini tidak ingin terlewatkan begitu saja seiring dengan perkembangannya yang semakin beranjak dewasa.

Apabila orang tua sudah mampu memberikan asuhan yang terbaik terhadap buah hatinya maka hal tersebut juga sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang yang optimal, sehat dan cerdas.

Untuk itu sebagai acuannya disini saya akan memberikan tips mengenai perawatan bayi.

Baca Juga :

Berikut cara merawat bayi

1. Buatlah bayi merasa nyaman

Buatlah bayi merasa nyaman

Ketika bayi baru dilahirkan biasanya akan sulit menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya seperti adanya perbedaan cuaca, suasana, maupun lingkungan sekitar.

Sehingga pada masa ini bayi sangat rentan terserang penyakit.

Memberikan kenyamanan dalam segala hal termasuk menempatkan bayi pada posisi yang tepat, memberikan pakaian dan minyak oles hangat ketika bayi kedinginan, dan lain-lain adalah salah satu cara yang dapat bunda lakukan dalam merawat bayi

2. Intensitas makan yang sering

Intensitas makan yang sering

Rancanglah jadwal menyusui setiap dua jam sekali agar bayi tetap merasa kenyang.

Karena pada bulan-bulan pertama biasanya bayi sering menangis karena lapar, dan cara menghentikan tangisannya yaitu dengan memberikan ASI atau susu formula.

3. Hindari sifat panik ketika bayi menangis

Hindari sifat panik ketika bayi menangis

Disini orang tua seharusnya bisa lebih peka dalam mengatasi permasalah ini.

Karena bayi memang hanya bisa menangis apabila menginginkan sesuatu seperti ingin minum susu, makan, buang air kecil maupun buang air besar dengan begitu alasan-alasan itulah yang pada akhirnya membuat bayi tidak merasa nyaman dan mengungkapkannya dengan tangisan.

4. Perhatikan waktu buang air

Apabila bayi sering buang air itu merupakan hal yang baik, karena itu berarti bayi memiliki asupan makan yang cukup.

Selain itu amati juga air seni dan fesesnya karena keduanya dapat menjadi alat ukur kondisi bayi, misalnya, air seni yang terlalu kuning menandakan kalau bayi kurang cairan.

Untuk itu sebagai solusinya segera gantikan popoknya, agar bayi tidak terus menangis karena basah dan tidak nyaman.

Kenudian setelah bayi pipis atau BAB, segera bersihkan alat kelaminnya. Dengan bubuhi bokong dan selangkangannya menggunakan krim untuk menghindari ruam popok.

5. Kosmetika bayi yang sesuai

Pilihlah produk yang telah diuji secara klinis atau terbukti aman bagi bayi.

Apabila muncul bercak merah di kulit bayi, segera hentikan pemakaian.

Karena kondisi tersebut merupakan pertanda kalau produk tersebut menyebabkan alergi karena kandungan tertentu sehingga tidak baik digunakan bayi.

6. Pakaian yang sesuai dan nyaman

Pilihlah pakaian dengan bahan tepat yang dapat menyerap keringat dengan baik, gampang dicuci dan mudah diseterika.

Apabila bunda hendak mengajak bayi berpergian kenakan topi, kaos kaki, sepatu beserta mantel dengan tujuan agar bayi tidak mudah terserang masuk angin.

Sedangkan untuk bayi baru lahir sebenarnya tidak harus dibedong seharian, sesekali biarkanlah bayi bunda bergerak bebas, terlebih lagi pada saat udara panas.

7. Kenali penyakit yang sering menyerang bayi

Beberapa penyakit yang sering dialami bayi yaitu kolik, ruam popok, hidung mampet, infeksi mata, lidah berjamur dan demam.

Sedangkan untuk cara mengatasinya, apabila Si Kecil ruam popok, yang harus bunda lakukan adalah membuka popoknya lalu dibersihkan, dan biarkan bayi tanpa popok sambil diangin-angin sementara waktu.

Untuk hidung mampet, infeksi mata, serta demam pada pasca imunisasi serta lidah berjamur dapat diantisipasi dengan resep atau obat dari dokter.

Sedangkan kolik pada umumnya tidak dapat disembuhkan, namun bisa diatasi dengan membuat bayi merasa nyaman, dengan cara diayun-ayun, disusui, atau diusap-usap perutnya.

Itulah beberapa tips untuk mengasuh dan merawat bayi.

Merawat bayi yang baik seharusnya dilakukan oleh kedua orang tuanya sendiri namun pada kenyataannya banyak pasangan suami istri yang tidak mau repot dalam hal mengurus anak sehingga dengan mudah ia menyuruh tenaga pengasuh untuk merawat anaknya.

Padahal perlu bunda ketahui mengasuh anak yang dilakukan orang tuanya sendiri akan memberikan dampak positif bagi tumbuh kembangnya ketika ia kelak dewasa nanti.

Demikianlah artikel tentang cara merawat bayi dari saya, semoga dapat bermanfaat dan menjadi solusi terbaik bagi para pasangan baru.